Cara Menyimpan Keripik dan Lanting Agar Tetap Renyah Tahan Lama
Keripik dan lanting jadi lembek karena udara lembap. Ini kebiasaan sederhana supaya tetap renyah sampai gigitan terakhir.

Camilan renyah punya satu musuh utama: udara lembap. Begitu bungkusnya terbuka, uap air dari udara pelan-pelan masuk dan membuat keripik atau lanting jadi liat. Kabar baiknya, mencegahnya mudah.
1. Pindahkan ke wadah kedap udara
Setelah bungkus dibuka, jangan hanya dijepit. Pindahkan isinya ke toples atau wadah dengan tutup rapat. Bungkus plastik yang dilipat tetap meninggalkan celah udara.
2. Simpan di tempat sejuk dan kering
Hindari menaruhnya dekat kompor, di jendela yang kena matahari langsung, atau di tempat yang lembap. Lemari dapur yang jauh dari panas dan uap biasanya cukup baik.
3. Jangan simpan di kulkas
Kulkas terasa aman, tetapi udara di dalamnya lembap, dan saat wadah dikeluarkan embun mudah menempel. Camilan kering justru lebih awet di suhu ruang yang kering.
4. Ambil secukupnya, pakai sendok kering
Tangan atau sendok yang basah membawa air ke dalam wadah. Ambil secukupnya ke piring, lalu tutup lagi toplesnya dengan segera.
5. Sudah terlanjur liat? Ada cara menolongnya
Hamparkan camilan di loyang, lalu panaskan sebentar dalam oven bersuhu rendah atau di wajan kering dengan api kecil. Biarkan dingin sebelum disimpan lagi. Teksturnya biasanya kembali garing.
Ringkasnya
Wadah kedap udara, tempat sejuk dan kering, dan alat yang kering. Tiga kebiasaan itu sudah cukup menjaga keripik, lanting, dan camilan tradisional lain tetap renyah lebih lama.
Mau stok camilan untuk seminggu? Lihat pilihannya di toko kami.

