Cara Membuat Bekal Perjalanan Darat dari Camilan Tradisional

Mau mudik atau jalan-jalan naik mobil dan bingung camilan apa yang cocok dibawa? Yuk, simak cara memilih dan menata camilan tradisional supaya perjalananmu nggak berantakan.

Juragan Abon

3 menit baca

Cara Membuat Bekal Perjalanan Darat dari Camilan Tradisional

Bayangkan kamu sudah duduk di mobil, perjalanan masih lima jam lagi, dan tiba-tiba semua orang mulai bilang, "Laper nih, ada apa ya?" Kalau bekalnya cuma sebungkus yang remah-remahnya jatuh ke mana-mana, siap-siap deh jok mobil jadi korban.

Tenang aja, bekal perjalanan darat itu bisa dibuat rapi dan enak tanpa ribet. Kuncinya ada di pemilihan jenis camilan dan cara mengemasnya. Yuk kita bahas satu-satu.

Camilan seperti apa yang cocok dibawa di mobil?

Patokan gampangnya: pilih yang kering, nggak lengket di tangan, dan nggak menetes. Camilan berminyak tipis atau berbumbu basah biasanya bikin tangan dan setir licin.

Beberapa pilihan yang biasanya aman:

  • Lanting, bentuknya cincin jadi gampang diambil satu-satu. Coba Lanting Singkong Bawang kalau kamu suka yang gurih.
  • Marning jagung, butirannya kecil dan bisa dicomot sambil ngobrol.
  • Keripik singkong atau tempe, renyah dan enak dikunyah buat ngusir kantuk.
  • Stik, panjangnya pas digenggam dan nggak gampang hancur.

Hindari yang gampang remuk dan berserakan

Keripik tipis yang rapuh memang enak, tapi di jalan bergoyang-goyang, ia gampang jadi serpihan. Kalau tetap mau bawa, taruh di bagian atas tas, jangan di bawah barang berat.

Camilan yang berbumbu serbuk banyak juga bikin tangan penuh bubuk. Siapkan tisu basah, ya. Percayalah, ini penyelamat.

Pindahkan ke wadah kecil sebelum berangkat

Bawa satu kemasan besar ke kursi depan itu kurang praktis. Lebih enak kalau dibagi ke beberapa wadah kecil yang tertutup rapat, jadi sekali buka nggak semuanya terpapar udara.

Begini caranya:

  1. Siapkan beberapa toples kecil atau kotak makan bertutup.
  2. Bagi camilan sesuai jumlah penumpang atau sesuai jenisnya.
  3. Tutup rapat, lalu simpan wadah cadangan di tas terpisah.
  4. Buka satu wadah dulu, sisanya biarkan tertutup sampai dibutuhkan.

Dengan cara ini, camilan di wadah cadangan tetap renyah sampai kamu benar-benar mau makan.

Padukan rasa biar nggak bosan

Sepanjang jalan, lidah gampang bosan kalau cuma makan satu rasa. Coba kombinasikan gurih, pedas manis, dan manis ringan.

Misalnya gurih dari Keripik Pisang Mentega, lalu selingi sesuatu yang manis ringan seperti Keripik Sale Pisang Kering. Tambah satu yang pedas manis, dan perjalanan terasa lebih seru.

Oh ya, bawa juga air minum yang cukup. Camilan gurih biasanya bikin cepat haus.

Tips biar mobil tetap bersih

Ini bagian yang sering dilupakan, padahal penting banget. Siapkan hal-hal kecil berikut sebelum jalan:

  • Kantong plastik untuk sampah bungkus.
  • Tisu kering dan tisu basah.
  • Nampan atau alas kecil di pangkuan anak-anak.
  • Aturan sederhana: makan satu per satu, jangan sambil rebutan.

Kalau ada anak kecil, bagikan porsi kecil di wadah masing-masing. Jadi nggak ada drama "punyaku diambil kakak".

Simpan sisa bekal setelah sampai

Sampai tujuan, camilan yang belum habis jangan dibiarkan terbuka di dasbor atau bagasi. Pindahkan ke tempat sejuk dan kering, lalu tutup rapat lagi. Udara dan lembap adalah musuh utama kerenyahan.

Siap berangkat?

Bekal perjalanan yang rapi bikin suasana di mobil lebih adem dan semua kebagian ngemil. Kalau kamu lagi menyusun daftar camilan untuk perjalanan berikutnya, yuk intip pilihan lengkap kami di halaman toko dan pilih yang paling cocok dengan selera rombonganmu.